Sejarah Ayam Aduan Birma Asli Berasal Dari Myanmar

Sejarah Ayam Aduan Birma Asli Berasal Dari Myanmar

Sejarah Ayam Aduan Birma

Pada awal tahun 2010, para bobotoh dari nusantara tengah meminati salah satu ayam laga berkualitas dari negara Myanmar yaitu ayam Burma atau sering dikenal sebagai ayam aduan birma. Ayam birma belakangan ini sangat popular sehingga banyak dicari oleh para botoh ayam baik itu hanya untuk koleksi ataupun untuk di adu dalam arena sabung ayam, dikarenakan ayam ini mempunyai keindahan tersendiri dari fisiknya dan juga gaya bertarungnya yang unik.

Dikarenakan kepopulerannya pada waktu itu, otomatis harga dari ayam aduan birma ini menjadi tinggi dengan bandrol puluhan juta rupiah. Tapi, meskipun begitu, ayam birma ini mengalami penurunan peminat para penggemar adu ayam. hal ini dikarenakan ayam birma yang mempunyai postur tubuh kecil seperti ayam lokal indonesia sehingga sulit untuk dibawa masuk kedalam arena sabung ayam.

Di Myanmar, banyak juga warga yang menyukai pertarungan sabung ayam, biasanya dijadikan simbol kekuasaan maupun hanya sebuah hobi yang biasa dilakukan dengan isi ( perjudian ). Ayam brima mulai popular sebagai ayam aduan setelah orang dari thailand membawa serta mengembangbiakkan di negeri siam, dan ternyata ayam birma mampu memberikan perlawanan hingga bahkan menang dalam banyak pertandingan biarpun kalah tandingan.

Ayam birma mempunyai kelebihan dalam beradu dalam arena sabung ayam yaitu akurasi pukulan yang mencapai 90% disekitar kepala, paruh, serta mata lawan ayam birma. Sementara kekurangan ayam birma adalah ukuran tubuh yang lebih kecil dari ayam aduan lainnya. Ayam birma hanya mempunyai berat berkisar 2.0 hingga 2.75 kg, dengan struktur tulang yang tipis. Ayam aduan birma dirasa tidak sanggup melawan ayam aduan yang mempunyai jenis pukulan keras dan mengarah kebadan.

Ciri Fisik Ayam Birma

  • Postur badan serupa ayam kampung. Karena Sebenarnya ayam birma adalah ayam kampung juga di negaranya.
  • Berat tubuh Umumnya kurang dari 3kg.
  • Jari kaki kecil serta panjang (merit).
  • Tulangan relative kecil serta agak tipis.
  • Jenis bulu umumnya mempunyai warna kombinasi seperti merah, abu-abu, dan widu. Berlainan dengan ayam thailand yang menguasai warnanya merah hitam, kuning merah, dll.
  • Gaya bertanding yang begitu ciri khas dari ayam ini ialah pranggal serta anti lock. Ayam ini mempunyai daya elak dengan mundur, menari, ngolong serta bahkan juga lari berputar-putar – putar (Atar).

Seperti yang telah kami katakan mengenai kelebihan ayam birma menjadi ayam petarung ialah ketepatan pukulan, agresifitas serta gaya bertanding yang atraktif yang membuat melihat ayam ini bertanding jadi begitu sengit. Namun, dengan kekurangan yang dipunyai oleh ayam ini dari sisi fisik yang relative kecil serta tulang yang agak tipis ayam birma menimbukan kesangsian waktu diadu dengan waktu yang lama dengan ayam petarung jenis lainnya yang mempunyai postur lebih kuat serta umumnya ayam ini akan lari karena tidak kuat dipukuli lawannya.

Seiring berkembangnya pemikiran para breeder ayam di indonesia, ayam birma menjadi salah satu ayam yang popular disilangkan dengan trah ayam lainnya seperti ayam Saigon, ayam aduan Bangkok, dan ayam aduan lainnya. Dengan mengawin silangkan ayam birma dengan ayam lainnya tentu bisa mengabungkan sifat genetic dari ayam, seperti ukuran, teknik, pukulan serta mental.

Untuk saat ini, harga ayam silangan lumayan tinggi, makin banyak tipe-tipe ayam silangan baru serta populer. Contohnya, “Magon” murupakan dari hasil silangan ayam birma serta Saigon, setelah itu ada pula ayam aduan Bangkok “Pakhoy”, Ayam bangkok pakhoy yang bagus ialah hasil perkawinan dari ayam aduan pilihan dari 4 jenis.

Baca juga : Inilah Jenis Ayam Baru Yang Paling Menakutkan Dalam Gelanggang

Adapun ayam aduan Bangkok pakhoy yang merupakan ayam silangan 4 jenis ayam. Adapun ayam Bangkok pakhoy yang asli merupakan hasil perkawinan 4 darah ayam aduan. Ayam Bangkok pakhoy impor rata – rata memiliki ciri khas lebih bagus, dikarenakan masih ori dari silangan 4 darah serta sangat berbeda dengan ayam Bangkok pakhoy lokal yang sedikit lebih lambat gerakannya serta tekniknya.

Berakhir juga artikel kami, semoga dapat memberikan anda sebuah wawasan tentang sejarah ayam birma. Terima kasih.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*